Sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) memiliki peran sangat penting bagi peningkatan kegiatan ekonomi dan pembangunan nasional. Untuk itu, arah kebijakan pengelolaan sektor ESDM ke depan harus berpedoman pada paradigma bahwa ESDM tidak lagi dijadikan sebagai sumber penghasil devisa, tetapi sebagai modal pembangunan nasional. Ini berarti paradigma untuk tujuan mewujudkan kemandirian pengelolaan energi, menjamin ketersediaan energi dan terpenuhinya kebutuhan sumber energi dalam negeri, mengoptimalkan pengelolaan sumber daya energi secara terpadu dan berkelanjutan, meningkatkan efisiensi pemanfaatan energi, menjamin akses yang adil dan merata terhadap energi, pengembangan kemampuan teknologi, industri energi dan jasa energi dalam negeri, menciptakan lapangan kerja dan mengendalikan dampak perubahan iklim dan terjaganya fungsi lingkungan hidup.
Publish What You Pay (PWYP) Indonesia bekerjasama dengan Sub Direktorat ESDM, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri, menyelenggarakan diskusi dengan topik “Urgensi Penyusunan Rencana Strategis dan Monev Kebijakan sektor ESDM” pada 2 September 2020. Hadir dalam diskusi tersebut perwakilan dari sejumlah pemangku kepentingan, seperti Kementerian ESDM, Dewan Energi Nasional (DEN), dan Bappenas.
Diskusi tersebut membahas pentingnya sebuah sinkronisasi dan integrasi dalam membuat perencanaan dari tingkat pusat hingga daerah. Agar lebih efektif, dibutuhkan sebuah kerja bersama dalam mengejar pencapaian target besar yang telah ditetapkan di seluruh wilayah Indonesia. Oleh karena itu, arahan atau panduan yang jelas menjadi penting dalam merencanakan sebuah pembangunan. Sinkronisasi target serta strategi pencapaiannya dari sejumlah dokumen perencanaan seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), Rencana Umum Energi Daerah (RUED), dan berbagai rencana turunannya dibutuhkan dalam mengawal perbaikan tata kelola ESDM yang diharapkan secara nyata mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.